Saturday, August 23, 2014

150rb

Rasanya udah lama bener gak posting lagi disini. Maklum..kagak ada artikel lomba soalnya..hehe

Ada sih lomba nulis gitu, cuman kagak sempet ngambilnya.. Mudah – mudahan secepatnya bisa ikut lomba nulis lagi dan posting dimari.

Sebenernya sekarang gue lagi bingung (udah mirip comic/stand up comedian aja nih memulai pembicaraan dengan kata ‘gue bingung yah..'). Tapi beneran, kali ini gue lagi bingung banget. Gue punya duit free 150ribu, tapi gak tau kebutuhan mana yang harus gue penuhin dulu dari duit entu?

Berikut list keperluan gue. Semua harganya kisaran 150rb.

  • Kacamata hitam (Gue setiap di jalan sering silau, cuy!) 
  • Udeng. (udah lamaaaaaa banget kagak ganti udeng. Udeng yang lama udah buluk gitu. Kemaren sempet liat udeng bagus dan sampe sekarang masih jatuh cinta. Oh udeng di pinggir jalan, kau buatku terpana..) 
  • Tas untuk pacar (kemaren udah beliin 1 untuk ibunya sebagai hadiah ucapan selamat karena sudah sukses diwisuda S2. Nah kemaren nemu lagi tas yang lucu di salah satu olshop, dan pacar kebetulan bilang tasnya rusak dan sekarang dia make tas jelek gitu..) 
  • Pomade (biar rambut mirip pegawai restoran pizza gitu, yang selalu tampak lembab) 
  • Mtix (cape bo’ tiap mau nonton ke bioskop musti ngejar waktu mulu ngantri beli tiketnya)

Saturday, May 31, 2014

Ke Inggris Untuk Ibu

Ini saatnya pembuktian kepada Ibu tentang apa yang telah saya lakukan dengan blog sejak tahun 2009. Ini akan menjadi kebahagian yang sempurna untuk Ibu saya karena anaknya akan ke negara yang Ia suka. Inggris

Saya tidak bisa berhenti tersenyum sepanjang bulan ini. Satu alasan mengapa senyum saya lebih lebar dari biasanya adalah karena sebuah tweet berisi info tentang lomba menulis di blog berhadiah ke Inggris yang diadakan oleh Mister Potato. (Kali aja dari ngemil jadi bisa numpang eksis di Inggris :p)

Difoto sama ibu. Usaha memaksa dia ikut fotoan selalu gagal :|
Senang, karena ada kesempatan mendapatkan ‘something’ dari aktifitas ngeblog ini. Senang, karena hadiahnya ke negara yang sangat Ibu saya gemari.

Selama ini Ibu selalu menganggap ngeblog tidak terlalu bermanfaat. Dengan ikut lomba ini (syukur – syukur terpilih sebagai pemenang) akan mampu menjawab keraguannya.

Thursday, May 1, 2014

Sekedar Saran Untuk Pendidikan Indonesia

Makin banyak yang nggak setuju dengan adanya UN. Masyarakat sidah muak dengan permasalah yang muncul akibat UN dan menginginkan UN segera dihapus.

Mendikbud saat menjadi pembicara pada workshop di Surabayatanggal 24 April menyampaikan bahwa beliau sendiri telah menemukan ada jawaban UN dan naskah soal UN yang bocor. Bahkan naskah soal UN telah bocor h-3 sebelum ujian.

Pernyataan ini dipertegas oleh siswa SMA  peserta UN saat selesai melewati UN haripertama. “Jawaban bocor h-1. Jawaban dikirim melalui pesan dan foto di hape, berisi jawaban untuk 20 paket soal dengan kode kode G.01 sampai G.20, setiap jawaban disertai cuplikan kalimat dari soal, cuplikannya sama persis dengan soal sebenarnya”, ujar siswa bersangkutan.

Selain masih banyaknya kebocoran, UN juga mengakibatkan depresi di kalangan siswa. Kasus – kasus seperti siswa masuk RSJ karena ketakutanmenghadapi UN, stress akibat belajar dan saat menerima pengumuman selalu muncul ketika UN. Korban jiwa berjatuhan akibat UN pun bukan berita baru lagi.

Kita jangan berprasangka buruk dulu. UN dulu dibuat dengan niat baik. Tujuannya untuk mengevaluasi kinerja sekolah, guru, dan hasil belajar siswa selama satu jenjang pendidikan (SD, SMP, dan SMA). Namun semakin kesini penerapannya mengalami banyak penyimpangan. Sejarah UN bisa dibaca di SINI.

Sunday, April 27, 2014

Bisakah Anda Bertahan Sehari Tanpa Internet?

Kamu lahir tahun berapa?

Kalau saya sih sudah cukup tua ya. Awal tahun 90. *bakar KTP*

Sebagai generai 90’an (yang lahir di tahun 1990-an) saya menyaksikan transisi teknologi dunia ini. Perpindahan budaya manusia yang sangat mencolok.

Dulu kalau kangen pacar, pengen denger suaranya, musti nyari Wartel (warung telekomunikasi) buat nelpon si dia. Sekarang populasi wartel sudah hampir punah. Kalau tidak ke wartel, opsi lain adalah pergi ke telpon umum. Lebih murah daripada wartel. Makanya pada saat itu recehan berguna banget bagi kaum LDR.

WARTEL. Nelponnya di dalem bilik itu. Disana ada telpon dan argonya. Nanti bayarnya di kasir sebesar angka di argo. (Kali aja ada yang nggak tahu sistem wartel :p )

Jaman sekarang, kita bisa nelpon orang sambil melihat wajah orangnya langsung. Sudah ada skype, dan aplikasi webcam lainnya. Tinggal buka laptop, konek ke internet, TARAA.. Lewat hape juga bisa dengan fasilitas video call. Nanti akan ada dialog seperti ini:
Cewek: Sayang, kamu lagi dimana?

Cowok: Aku lagi di WC, sayang.. Eeergh..

Cewek: BOHONG!!! Kamu pasti lagi sama cewek ya?!

Cowok: Enggak sayang. Errrgh.. Sumpah! Aku lagi di Weceeee T..T

Cewek: PENIPU!!! Aku nggak percaya, buktiin sekarang!

Cowok: *video call* *sorot kloset penuh belum disiram*

Saturday, April 19, 2014

Inilah Penyakit Mematikan Nomor 2 di Dunia. Sepertiga Penduduk Bumi Mengidapnya.

Waktu saya SD, kelas 4 saat itu, guru saya memberi tahu saya dan siswa lain di kelas tentang berbagai macam penyakit beserta informasi penunjangnya. Nama penyakit, penyebab, dan ciri – ciri seseorang yang menderita penyakit tersebut.

Setelah dikasi tahu oleh guru saya, saya baru menyadarai kalau selama itu ternyata saya salah. Saya mengira penyakit beri – beri disebabkan oleh hewan biri – biri. Dan TBC adalah singkatan dari penyakit Tetanus. Padahal TBC singkatan dari Tuberculosis (jauh banget!). *ketawa getir*

Dan secara kebetulan ada sodara dekat saya yang deket – deket ini masuk rumah sakit karena menderita TB. Saya pun makin penasaran dengan penyakit ini dan mulai mencari tahu.

Apa yang saya dapat? Ternyata TB tidak secemen dugaan saya sebelumnya. TB penyakit yang mengerikan. Kalian tahu kenapa? TB adalah penyakit penyebab kematian terbanyak ketiga setelah HIV di urutan kedua. Penyakit paling mematikan masih dipegang oleh ‘patah hati’. (kalimat yang terakhir saya bercanda)

“Pada tahun 2013 sebanyak 46 per 100 ribu penduduk Indonesia meninggal karena TB. Kasus baru TB mencapai 185 per 100 ribu penduduk”, kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Tjandra Yoga Aditama, dalam Simposium Nasional dan Seminar Awam TB Bisolvon dalam rangka Hari TBSedunia 2014, Sabtu (29/3/2014).

Sepertiga penduduk dunia sudah tertular TB dan setiap jamnya TB diperkirakan membunuh 175 orang. Jumlah penderita TB yang terdeteksi di Indonesia menduduki peringkat keempat di dunia setelah Cina, India, dan Afrika Selatan.